Di zaman modern ini, teknologi semakin canggih sehingga ada banyak perangkat yang menawarkan efisiensi, fungsi dan kenyamanan seperti HVAC. Heating, Ventilation and Air Conditioner yang mengatur suhu dalam ruangan serta menurunkan kelembaban dalam ruangan.
Namun, energy sufficient HVAC membutuhkan perawatan yang baik dan rutin agar bisa dipakai dalam jangka panjang. Jika anda berencana membeli atau memasang HVAC, anda harus mempelajari apa saja tips merawat HAV serta mengatasi kerusakan yang terjadi seperti berikut.
Panduan Merawat HVAC yang Baik dan Benar
1. Ganti Filter secara Rutin
Dalam merawat HVAC, anda harus memeriksa serta mengganti penyaring udara secara rutin. Anda bisa memeriksanya setiap 1- 3 bulan dan sangat disarankan mengganti filter apabila kotor. Anda juga perlu menggantinya sesuai jadwal pabrik dengan filter yang bersih dan berkualitas sesuai spesifikasi dan standar.
2. Bersihkan Koil
Tidak hanya filter, anda juga perlu memastikan bahwa koil dalam keadaan bersih baik pada kondensor maupun evaporator. Coba matikan daya ke unit HVAC dan bersihkan koil dengan hati-hati dengan sikat lembut khusus. Sangat disarankan memakai bahan pembersih yang direkomendasikan. Bersihkan coil sekali setahun atau lebih sering jika ruangan berada di lokasi yang berdebu.
3. Lumasi Blower
Sebelum memasang, anda harus mempelajari apa saja bagian-bagian yang membutuhkan pelumasan. Anda harus mempunyai pelumas yang disarankan serta digunakan sesuai kebutuhan. Perawatan ini perlu dilakukan setidaknya setiap tahun untuk menjaga keawetan HVAC.
4. Bersihkan Luar Unit
Tidak hanya bagian dalam, anda juga harus menjaga kebersihan bagian luar unit dari debu, kotoran dan partikel lainnya yang menumpuk di sekitar. Sebab, hal ini dapat menghalangi aliran udara serta penurunan efisiensi sistem. Di samping itu, unit juga harus mempunyai ruang yang cukup untuk bernafas agar berfungsi dengan baik.
5. Periksa Kebocoran
Kebocoran pada HVAC sudah biasa terjadi dan dapat menurunkan efisiensinya jika dibiarkan. Anda harus segera mengetahui tanda-tanda kebocoran seperti adanya suara mendesis disertai air. Ada juga alat pendeteksi kebocoran yang membantu anda menemukannya. Segera perbaiki dengan bahan yang sesuai atau menggunakan jasa Data Centre Cooling Solutions.
6. Kalibrasi Thermostat
Efisiensi sistem juga dipengaruhi dengan kalibrasi thermostat. Ketidakakuratan thermostat dapat memperbesar pemakaian energi serta biaya. Maka dari itu. Usahakan thermostat terkalibrasi dengan baik sesuai peraturan yang ditentukan. Anda bisa menyesuaikan dengan jadwal harian untuk menjaga suhu agar lebih efisien.
7. Periksa Sistem Drainase
Sistem drainase juga penting diperiksa untuk memastikan bahwa tidak ada penyumbatan yang terjadi pada energy efficient HVAC. Agar kebersihan terjaga, anda perlu membersihkannya dengan rutin. Usahakan panci tersebut tidak mengalami kebocoran atau korosi.
8. Ganti Katrol dan Sabuk
Anda juga perlu memeriksa sabuk agar aman dari keretakan, keausan serta ketegangan yang tidak tepat. Dengan begitu, anda bisa menggantinya dengan yang baru agar tidak terlalu rapat atau longgar. Terlebih lagi, jika katrol mengalami kerusakan atau keausan. Anda bisa memanggil jasa servis untuk menggantinya.
9. Periksa Koneksi Listrik
Anda juga harus memeriksa koneksi listrik unit agar tidak ada kendala. Pastikan bahwa semua koneksi kencang. Kabel listrik juga harus terhindar dari kerusakan atau keausan. Jika ada, anda perlu mengganti komponen listrik yang sudah rusak tersebut dengan bantuan teknisi.
Ada banyak hal yang perlu anda lakukan untuk merawat HVAC. Mulai dari pemeriksaan filter, penggantian komponen, hingga pemeriksaan koneksi listrik. Sebelum memasangnya, anda harus siap dengan apa saja hal-hal yang perlu dilakukan untuk menjaga kualitas unit seperti di atas seperti jasa dari Mastercool yang siap mengatasi permasalahan pada HVAC.