Panik HVAC tidak nyala meski sudah dinyalakan? Hal ini memang membuat siapapun bingun, kesal dan khawatir akan rusak. Apalagi, saat suasana atau cuaca terasa panas. Sistem bisa mati karena beberapa alasan seperti musim. Namun, terkadang bisa juga disebabkan oleh masalah tertentu. Anda bisa berkonsultasi dengan instalasi HVAC Surabaya untuk menghindari masalah.
HVAC yang tidak menyala bukanlah hal yang tidak mungkin terjadi karena bisa juga anda alami suatu saat nanti. Kerusakan sekecil apapun harus segera ditangani agar tidak semakin serius. Ada beberapa alasan yang bisa anda kenali kenapa sistem tidak menyala dan cara memperbaikinya seperti di bawah ini.
Tips Mengatasi HVAC Tidak Nyala
1. Cek Pengaturan
Perlu diketahui bahwa thermostat merupakan aspek utama yang mengontrol sistem. Apabila terdapat kesalahan pada thermostat, sistem dapat mati dan nyala berkali-kali. Jika hal ini terjadi, pastikan bahwa sistem terkalibrasi dengan baik. Bisa juga anda perlu mengganti baterai. Apabila masih tidak menyala, mungkin sudah saatnya mengganti thermostat baru.
2. Ganti Kipas
Kipas yang malfungsi dapat menyebabkan sistem overheat dan mati. Jika anda mendengar suara aneh pada kipas, memang sudah saatnya untuk mengganti dengan kipas baru. Dalam hal ini, anda dapat berkonsultasi dengan layanan servis instalasi HVAC Surabaya agar performa unit kembali berfungsi dengan optimal.
3. Perbaiki Kabel
Kabel yang rusak atau usang dapat mengganggu kinerja HVAC dan bahkan berisiko fatal seperti kebakaran akibat api. Apabila anda merasa ada kabel yang rusak, segera matikan HVAC dan hubungi ahlinya. Selain kabel, bisa juga karena papan sirkuit yang rusak atau bermasalah sehingga harus diganti. Jika rusak, anda harus melakukan reset dan coba nyalakan lagi.
4. Periksa Kebocoran
Sistem HVAC mati dapat disebabkan oleh bagian pendingin yang bocor. Apabila anda mendengar suara aneh, adanya es pada koil evaporator atau udara hangat keluar dari saluran udara, sistem kemungkinan mengalami kebocoran. Maka dari itu, anda perlu menghubungi jasa servis untuk memperbaiki kebocoran dan mengisi ulang sistem dengan jumlah zat pendingin yang sesuai.
Anda bisa mengenali masalah pada unit melalui suaranya. Jika ada suara benturan, bisa saja ada bagian yang kendor atau rusak di dalamnya seperti roda kipas atau motor. Hal ini juga dapat menunjukkan adanya kegagalan mesin di dalam unit yang perlu segera ditangani dengan ahlinya. Sementara itu, suara mendesis terjadi karena kebocoran refrigerant atau katup ekspansi yang bermasalah.
Bunyi berderak bisa berasal dari adanya komponen yang longgar seperti panel, sekrup atau saluran udara. Anda harus segera memeriksanya untuk mengenali bagian mana yang harus dikencangkan atau dipasang kembali. Suara derit melengking menandakan sabuk kipas yang aus atau motor blower sehingga perlu dilumas atau diganti.
5. Bersihkan Penyaring Udara
Penyaring udara atau filter yang kotor menghambat aliran udara sehingga HVAC berusaha lebih keras dan menyebabkan overheat atau terlalu panas. Hal ini dapat mengganggu keamanan mesin sehingga unit pun tidak mau menyala. Periksa filter secara berkala dan segera ganti jika tersumbat kotoran. Sangat disarankan mengikuti cara pembersihan dari instalasi HVAC Surabaya.
6. Periksa Alur Listrik
Alur listrik yang terputus dapat menyebabkan HVAC mati secara tiba-tiba. Anda harus memeriksa sekring atau saklar anda terlebih dahulu. Biasanya, hal ini terjadi karena sekring mati. Coba nyalakan atau lakukan reset sekring. Jika sekring masih mati, anda harus menghubungi ahlinya untuk memperbaikinya.
Itulah apa saja penyebab dan cara mengatasi HVAC yang tiba-tiba mati dan tidak mau nyala meski sudah dinyalakan. Anda bisa mengenali beberapa tanda-tanda seperti suara dan bau yang dikeluarkan mesin. Dengan begitu, anda bisa berkonsultasi dengan teknisi terpercaya. Sebelumnya, usahakan anda membeli produk dari supplier Chiller Industrial Surabaya.